Aniversary Ke 9 Tahun

Kami selaku keluarga besar GEMPAC JUNIOR CIREBON mengundang akang/teteh semuanya untuk ikut berpartisipasi dalam acara kami, yaitu MILAD Ke-9 Tahun ( 2008 - 2017 ).

Pendakian Bersama "FUN EXPEDITION 5"

Diantara tujuan kami memberikan pelayan kepada rekan-rekan sekalian adalah dengan membuka opentrip per 3 bulan sekali. salah satu tujuannya adalah digunung Semeru 3076 Mdpl - Lumajang, Jawa Timur.

Pendakian Bersama "Dolan Bareng 2"

Diantara tujuan kami memberikan pelayan kepada rekan-rekan sekalian adalah dengan membuka opentrip per 3 bulan sekali. salah satu tujuannya adalah digunung Slamet 3428 Mdpl, Purbalingga/Tegal - Jawa Tengah.

Anda Puas Kami Lemas

Tidak hanya itu, kami juga memiliki SDM ( Sumber Daya Manusia ) yang siap untuk bersaing dengan kemajuan jaman. Karena hampir semua hal kami pelajari di dalam ilmu Pendakian beserta Pelayanannya.

Dokumentasi Luar Biasa

Setiap perjalanan anda bersama kami, akan diabadikan oleh Anggota kami yang sangat kompeten di bidangnya. Tidak hanya dalam dunia pendakian, kami siapkan juga dia untuk menyimpan moment-moment terbaik selama perjalanan tersebut.

Api Unggung Sepanjang Malam

Tidak perlu sungkan untuk memberikan instruksi kepada kami, karena instruksi adalah bagian dari perjanjian secara lisan ketika melakukan perjalanan bersama kami. Instruksi anda akan kami kerjakan semaksimal mungkin.

0 Mdpl

Pantai juga suatu keindahan yang tiada tara

Wednesday, November 20, 2013

Pelestarian Elang Jawa

Setelah dilakukan habituasi selama 2,5 bulan akhirnya elang jawa dilepas ke alam bebas pada hari selasa (19/11). Pelepasan burung yang mirip dengan lambang negara ini dilakukan di Blok Lambosir yang berada di kawasan TNGC. Hadir dalam acara tersebut Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, Kepala Balai TNGC, Ir. Dulhadi, Zaini Rahman dari RAIN yang merupakan komunitas pelestaraian burung pemangsa. Turut hadir juga Bupati Kuningan terpilih Hj. Utje Ch Hamid Suganda serta para pejabat kuningan dan Kabag Ops Polres Kuningan, Kompol H Taufik AS.

Menurut Ir. Dulhadi, sebenarnya sudah diagendakan beberapa kali elang jawa akan dilepasliarkan, namun baru kali ini bisa teralisasikan. Faktor elang jawa belum kembali ke insting liar dan juga berat badannya masih dibawah 1,5 kg jadi pertimbangan. Elang jawa tersebut tidak langsung bersentuhan dengan manusia. Melainkan Elang Jawa tersebut ditempatkan di kandang yang setiap hari dipantau pergerakannya melalui teropong. Awalnya memang jinak, namun setelah dihabituasi berangsur normal.

Tanda Elang Jawa sudah normal adalah insting liarnya kembali muncul. Sebagai contoh, ketika burung diberikan umpan seekor burung perkutut, Elang Jawa tersebut langsung menerkamnya. Begitu juga kalu melihat manusia langsung mengjauh.

Meski sudah dilepas, bukan berarti tugas sudah beres. Elang Jawa tersebut tetap dipantau. Di bagian sayangnya dipasang mikro chip, sehingga pergerakannya dapat dipantau melalui radio transmitter. Jadi, apabila ada yang menangkap pun akan ketahuan.

Pelepasliaran Elang Jawa ini merupakan wujud pelestariannya di alam bebas. 

Ayo lestarikan Elang Jawa !!!

sumber : BTN GUNUNG CIREMAI